Belum Tentu Karena Pelit

bunga-1

Suatu hari, Asti membawa proposal mencari donatur untuk membantu pengobatan orang miskin. Diberikannya proposal itu pada Lili yg terlihat cukup dalam dana dan tampak tak punya kesulitan hidup. Intinya, tak dipatok berapa sumbangan yg diberikan, berapapun boleh, seikhlasnya. Tapi ternyata Lili tak memberi sepeserpun dengan alasan tak ada dana. Pulanglah Asti dengan hati kesal dan bersungut2. Pelit! Begitu gumamnya.

Sayangnya, Asti tak tahu, bahwa beberapa hari sebelum ia datang, setengah harta Lili sudah disumbangkannya ke beberapa tempat untuk membantu orang2 yg membutuhkan. Tapi bagi Lili, tak perlu jugalah ia laporan ke Asti, bahwa ia sudah banyak nyumbang ke sana dan ke sini. Karena itu urusannya dengan Allah SWT. Cukuplah Allah SWT Yang Mengetahui. Maka ia hanya menjawab, maaf, tak ada dana.

Hikmahnya, belum tentu orang yg tak memberi ketika diminta adalah karena pelit. Tapi bisa jadi justru karena sudah terlalu banyak yg diberikan.

Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal.” (QS. Al Isra’: 29).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s