Pembuktian

20 11 2008

terbang

Aku tak perlu membuktikan apapun, pada siapapun

Kecuali kepada Allah SWT

Tidak akan bergeser





Allah Subhanahu wa Ta’ala (1)

17 11 2008

Mendengar nama Allah Subhanahu wa Ta’ala disebut, membuat hati bergetar

Karena itulah nama yang dicinta

Karena Ar Rahman, aku yang semula tiada, menjadi ada

Karena Ar Rahiim, yang memberikan aku pendengaran, penglihatan dan hati

Al Malik sangat baik padaku

Memberi meski belum kuminta

Al Quddus memberi aku makan dan minum

As Salam, Al Mu’min, memberikan aku kehidupan

Waktu shalat adalah yang paling dinanti

Saat itulah aku bisa bertemu dengan Al Muhaimin

Bagian dari rasa syukurku pada Al Aziz

Al Jabbar yang menguasai kerajaan langit dan bumi

Aku menyedihkan hatiku bila bermaksiat pada Al Mutakabbir

Aku senang bila aku ada dalam ketaatan pada Al Khaliq

Lisan ingin selalu menyebut nama Al Bari’

Hati selalu merindukan Al Musawwir, bilakah bertemu ?

Tangan ingin bergerak sesuai kehendak Al Ghafar

Kaki ingin melangkah menuju tempat yang diridhai Al Qahhar

Mata ingin melihat apa yang dihalalkan Al Wahhab

Wahai Ar Razzaq, Al Fattah, Al ’Aliim….

Al Qabid, Al Basith, cinta yang kekal sepanjang masa

Namun cinta pada Al Khafid penuh ujian

Karena Ar Rafi’ berfirman, ”Apakah kamu mengira, kamu akan dibiarkan saja mengatakan ’Kami beriman’, sedang kamu tidak diuji lagi ?”

Al Muzillu menjanjikan hari perjumpaan

Hari disingkapnya segala isi hati dan amalan di hadapan As Sami’

Al Basir akan bangkitkanku dari kubur

Pada hari itu kesedihan dunia berlalu, di bawah naungan Al Hakam

Al ’Adl sering memberi mimpi hikmah padaku

Al Latif memberikan hidayah dengan ragam cara

Tidak ada yang lepas dari pengawasan Al Khabir

Maka kudidik hati agar ikhlas hanya untuk Al Haliim

Begitu banyak hamba yang mencintai Al Azim, Al Ghafur

Mujahidin yang senantiasa bertasbih kepada Asy Syakur

Lantas dimanakah kedudukanku di hadapan Al ‘Aliyy

Akankah Al Kabiir ingat kepadaku di hari pertemuan nanti ?

Ingin menatap wajah Al Hafiz…

Al Muqitu ada di atas Arsy

Yang Arsy Al Hasib dibawa oleh para malaikat yang mulia lagi berbakti

Senantiasa Al Jaliil ada dalam kesibukan

Menatap langit malam ciptaan Al Karim, sungguh indah

Ar Raqib mencintai keindahan

Ayat-ayat kauniyah dan kauliyah Al Mujibu indah dan menakjubkan

Al Wasi’u tidak pernah menganiaya hamba-hambanya.

Al Hakim memberi episode kehidupan kepadaku

Al Wadudu ada kalanya memberi kemudahan atau kesulitan

Tetapi firman Al Majid, “Sesudah kesulitan ada kemudahan.”

Al Basi’ selalu bersama hambanya di dunia dan di akhirat

Ketika aku mencintai Asy Syahid,

Maka aku pun akan mencintai hamba-hamba Al Haqq yang lain

Aku akan mengulurkan tangan pada manusia ciptaan Al Wakiil

Demikianlah Al Qawiyy mengajarkan tentang cinta yang sesungguhnya





Saat untuk Mengenang

17 11 2008

Sekarang bukan saatnya untuk mengenang,

“Kemarin aku melakukan ini dan itu…”

Karena sekarang saatnya bekerja,

Bukan bercerita tentang kemenangan semu

Mengenang itu nanti, beberapa waktu lagi…

“Dulu saat di dunia.. aku begini dan begitu…”

Karena inilah kenangan yang sebenarnya,

Untuk bercerita tentang kemenangan sejati





Mengapa Social Marketing?

30 10 2008

Sebagian besar masyarakat termasuk pekerja sosial dan organisasi nirlaba menganggap dunia atau sektor sosial berseberangan dengan dunia komersial apalagi bidang pemasaran (marketing). Menarik diketahui bahwa ada kaitan erat antara dunia pemasaran dan organisasi nirlaba. Dalam hal ini pemasaran sosial atau social marketing. Untuk meyakinkan hal ini sejumlah pakar pun angkat bicara dalam penyelenggaraan seminar “Strategi Social Marketing Bagi Keberlanjutan Organisasi Nirlaba” yang diselenggarakan Social Development Institute bersama Prakarsa Penguatan Filantropi dan Ford Foundation. Read the rest of this entry »





Marketing-Sosial-Entrepreneur-Internet

24 10 2008

Marketing
Sosial
Entrepreneur
Internet

Perpaduan yang sempurna
Adakah penawaran yang lebih baik dari ini?





Karena Budinya, Aku Jatuh Cinta…

24 10 2008

(Sambungan…)

Malu rasanya…. mengatakan cinta…….
Kepada dia… kekasih Allah
Karena dia… insan mulia
Sedangkan diriku… insan biasa

Kupujuk jua…. hati dan jiwa
Meluahkan rasa… cinta membara
Didalam pujian ucapan shalawat
Tanda penghargaan seorang umat…

Selagi upaya…. kuturuti ajarannya
Apa terdaya…. kuamalkan sunnahnya
Moga di dunia mendapat berkat
Di akhirat sana… beroleh syafaat

Karena pribadinya…aku terpesona
Karena budinya… aku jatuh cinta
Rinduku padanya tiada terkata
Nantikanlah daku di taman syurga

Ya Rasul… kurindu padamu
Syafaatkan daku

Sesungguhnya apa yang kudambakan
Adalah cinta Allah yang Esa
Karena cinta kepada Rasulullah
Berarti cinta kepada Allah

Judul : Dia Kekasih Allah
Artist: Hijjaz





Malu rasanya, mengatakan cinta…

23 10 2008

Malu rasanya, mengatakan cinta…
(bersambung)








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.